Webminar FTIK IAIN Palangka Raya Hadirkan Para Pembicara Nasional

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Palangka Raya akan mengadakan webinar Nasional tentang Moderasi Beragama dan Kebangsaan, pada Kamis (25/6) yang akan datang. Kegiatan ini adalah program kerjasama FTIK IAIN Palangka Raya dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Webminar nasional ini akan berlangsung pada pukul 08.30-11.00 WIB. Webminar ini terbuka untuk umum. Para peserta yang mendaftar akan mengikuti melalui aplikasi google meet dan yang lainnya bisa mengikuti melalui siaran langsung di kanal youtube yang disediakan. Hingga hari ini, panitia telah menerima tak kurang dari 200 calon peserta dari berbagai profesi baik dosen, mahasiswa, guru dan kalangan umum lainnya.

Panitia akan menghadirkan Keynote Speaker dari BPIP, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, Ph.D, yang akan memberi paparan terkait moderasi baik agama maupun kebangsaan. Narasumber lainnya tingkat nasional seperti Dr. KH.Marshudi dari PBNU yang akan memaparkan Strategi Penguatan Moderasi Beragama dan Kebangsaan di Kalangan Pesantren dan Kaum Milenial. Narasumber berikutnya Prof. Dr. H. Arskal Salim, MA., Direktur Pendidikan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, yang akan memaparkan Strategi Penguatan Moderasi Beragama dan Kebangsaan di PTKIN, dan H. Iwan Kurniawan, SH., M. Si, anggota Komisi VIII DPR RI yang akan menyampaikan Strategi Penguatan Moderasi Beragama dan Kebangsaan PTKIN dan Masyarakat dalam Perspektif DPR RI. Narasumber keempat adalah Rektor IAIN Palangka Raya Dr. H. Khairil Anwar, M. Ag, yang akan menyampaikan tema Strategi Penguatan Moderasi Beragama dan Kebangsaan di IAIN Palangka Raya.

Acara ini akan dipandu oleh Wakil Rektor 1 IAIN Palangka Raya Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M.Ag. Menambah istimewa, kegiatan ini akan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran.

Ketua Panitia, Dr.Ahmadi, M.Si., berharap kajian moderasi beragama yang mendatangkan para pembicara yang mumpuni ini dapat menambah pengetahuan kita tentang prinsip moderasi beragama dan berbangsa sehingga akan semakin mengokohkan persatuan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *