TBI Sukses Gelar Konferensi Internasional INACELT

Foto bersama Rektor IAIN Palangka Raya dengan para narasumber dan sejumlah pejabat Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

Berselang dua minggu seusai International Islamic Reseach Forum (IIRF), even internasional kembali digelar di IAIN Palangka Raya. Kali ini, giliran Prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) menggelar International Conference and Workshop on English Language Teaching (INACELT), seminar internasional dan worshop tentang pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan ini berlangsung dua hari, 15-16 Desember 2017 lalu.

Acara pembukaan berlangsung di Aula IAIN Palangka Raya dan dibuka langsung oleh Rektor, Dr. Ibnu Elmi, A.S. Pelu. Tak kurang dari lima ratus peserta turut berpartisipasi, dari mahasiswa, pelajar dan guru se-Kota Palangka Raya, para pemakalah dari berbagai daerah di Indonesia, dan para tamu undangan lainnya. Turut juga hadir dan memberi sambutan, Drs. Rojikinnor, M. Si., Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya.

Rektor IAIN Palangka Raya, Dr. Ibnu Elmi A.S. Pelu, berfoto bersama tim penari tradisional Dayak

Hajatan besar itu dibagi menjadi tiga bagian, sesi utama, sesi pleno dan sesi parallel. Pada sesi utama di hari Jumat, selaku narasumber adalah Ooi Choon Meng M. Ed, dari Institute of Teacher Education International Languages Campus Kuala Lumpur, Malaysia, dan di hari Sabtu  ada dua narasumber, Spenser Edward Lemaich, M.A., dari English Language Fellow RELO US Embassy, dan Assoc. Prof. Dr. Petter Jhon Wanner, dari Tohoku University, Jepang.

Sesi Pleno di hari Jumat, diisi dua pembicara, Prof. Wahjuningsih Usadiati, M.Pd, dari Universitas Palangka Raya dan Dedi Sulaiman, M.A., dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pleno di hari Sabtu, oleh empat pembicara, Dina Rafidiyah, M. Ed., dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dr. Imam Qolyubi, M. Hum, dari IAIN Palangka Raya, Prof. Maria Arina Luardini, M.A., dari Universitas Palangka Raya, dan Ismail S. Wekke, Ph.D, dari STAIN Sorong.

Sedangkan untuk sesi parallel, pembicaranya adalah para pemakalah dari berbagai kampus, sekolah maupun institusi pendidikan lainnya. Mereka berasal dari berbagai daerah di luar Kalimantan Tengah, bahkan tak sedikit dari kampus-kampus besar di pulau Jawa.

Menurut Ketua Prodi TBI, Zaini Miftah, M.Pd, ini merupakan perhelatan tahunan Prodi Tadris Bahasa Inggris. Namun kali ini berbeda. Pada tahun 2015 dan 2016, masih masih tingkat nasional dengan nama NACELT (National Conference on ELT). Tahun ini menjadi INACEL (International Conference on ELT) karena bisa mengundang dua pembicara dari luar negeri. (CP.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *