Orientasi Dosen Pembimbing Praktik Pengamalan Ibadah Semester Genap T.A 2020-2021

Rabu (10/03), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya melaksanakan kegiatan Orientasi Dosen Pembimbing PPI. PPI merupakan kegiatan Praktik Pengamalan Ibadah. Orientasi dimulai dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia Ibu Sri Hidayati MA, yang juga merupakan Ketua Jurusan Tarbiyah.

Dalam sambutannya, Ibu Sri Hidayati MA menyampaikan bahwa persiapan kegiatan sudah  selama 1 bulan, karena menunggu pendaftaran mahasiswa. Adapun jumlah pesertanya yaitu 442 mahasiswa yg sudah melaksanakan registrasi, yang terdiri dari 8 prodi dari FTIK. Ada tambahan 1 atau 2 mahasiswa dari Fakultas Syari’ah.

PPI nantinya akan dilaksanakan dalam 3 rolling (bidang), setiap roling 3 minggu. Peserta/mahasiswa nantinya akan dibagi kedalam beberapa kelompok. Pengelompokan mahasiswa berdasarkan prodi serta berdasarkan kelas. Setiap kelompok akan mengikuti setiap bidang. Setiap rolling terdiri dari 17 kelompok.  Untuk pelakasanaannya nantinya tergantung kesepakatan antara mahasiswa dengan dosen pembimbing apakah online atau offline.

Setelah sambutan dari Ketua Panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dan sekaligus pembukaan kegiatan PPI oleh Ibu Dr. Roudhotul Jennah, M.Pd, selaku Dekan FTIK IAIN Palangka Raya.  Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa ada beberapa kendala teknis terkait pelaksanaan PPI tahun ini. Misalnya pada bidang thaharah, apakah nantinya menggunakan media video atau media lainnya, pembimbing harus dapat menentukan media yang terbaik.

Mahsiswa serta pembimbing, dalam pelaksanaanya juga diharapkan untuk terus berkordinasi terutama agar pelaksanaan PPI tidak mengganggu jadwal perkuliahan yang sudah ada. Dalam akhir sambutannya, beliau mengucapkan terimakasih kepada para dosen pembimbing atas kesediaannya membimbing. Semoga amal ibadahnya tercatat sebagai amal jariah. Beliau juga berterima kasih kepada para panitia, karena ini merupakan pelaksanaan PPI yang terbesar dengan jumlah peserta yang hampir 500 orang.

Orientasi dilanjutkan kedalam breakroom untuk masing-masing bidang. Pengarahan bidang I (thaharoh dan shalat) disampaikan oleh Bpk. Rois Mahfud. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa tharah merupakan akar dari ibadah shalat. Thaharah sangatlah penting karena bisa menentukan sah atau tidaknya seseorang dalam ibadah.

Pengarahan bidang II disampaikan oleh Ustadz Sunarno, S.Pd. Beliau menyampaikan terkait materi pengurusan jenazah dan mawaris. Mawarits secara bahasa berasal dari kata mirats yang mempunyai arti warisan. Di dalam hukum Islam terdapat ilmu mawarits yang mengatur siapa saja yang berhak menerima harta waris, siapa yang tidak berhak menerima, dan berapa bagian yang berhak didapatkan, ilmu mawarits juga biasa disebut dengan istilah faraidh.

Pengarahan bidang III disampaikan oleh Ustadz Amanto. Pada pengarahannya, beliau menyampaikan bahwa ada 2 hal penting dalam islam yaitu ushul dan furu’. Dalam hal ushul, kita harus bersepakat, mutafaqun alaih, tidak boleh berbeda. Seperti pada hal ketuhanan, Allah tuhan kita. Sedangkan dalam hal furu’, seperti pendapat imam syafi’i yang mengatakan bahwa pendapatku benar, tapi bisa saja salah. Pendapat lain salah, tapi mungkin ada benarnya, jadi yang diperlukan adalah kelapangan dada. Untuk di IAIN Palangka Raya kita menggunakan fiqih sunnah  karangan Sayyid Sabiq, yang berupa rangkuman-rangkuman dari berbagai pendapat ulama. (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.