Keren, Mahasiswi PAI Raih Beasiswa Unggulan Kemendikbud 2018

Eka di Masjid Istiqlal Jakarta, usai dipanggil Kemendikbud untuk tandatangan kontrak beasiswa pada Oktober lalu

Namanya Eka Nurjanah atau biasa dipanggil Eka. Mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) ini menjadi salah satu peraih Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi. Beasiswa bergengsi ini adalah program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Eka adalah satu dari empat orang peraih beasiswa ini dari Provinsi Kalimantan Tengah. Beasiswa ini menjaring para mahasiswa yang berprestasi dari berbagai daerah di Indonesia. Beasiswa ini tersedia untuk jenjang S1, S2 dan S3. Para pelamar terpilih akan diberikan biaya pendidikan hingga selesai masa studi.

Menurut Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kemendikbud, Ir. Suharti, M.A., Ph.D, progam beasiswa unggulan ini ditujukan untuk mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penyediaan bantuan pendidikan dan pelatihan. Progam ini juga untuk mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan kebudayaan.

Tiga pelamar lainnya yang terpilih dari Kalteng adalah mahasiswa Univeritas Palangka Raya. Beasiswaini dibuka setiap tahun dua gelombang. Pada 2019 mendatang, gelombang pertama dari Februari sampai Mei, dan gelombang kedua dari September sampai Desember.

Eka yang saat ini duduk di semester tiga berasal dari Tanjung Rangas, Seruyan. Ia mendaftar beasiswa ini sejak di semester dua. Program unggulan ini memang ditujukan untuk para mahasiswa yang masih duduk di tahun pertama, semester satu dan dua. Terbuka untuk seluruh mahasiswa semua jurusan dan program studi di seluruh Indonesia.

Para pelamar yang terpilih adalah yang memiliki kualifikasi prestasi dan kontribusi aktif di masyarakat. Para mahasiswa yang mengajukan berkas akan dipilih mereka yang berprestasi dan aktif berkontribusi di masyarakat.

Eka (berjilbab) bersama tiga rekannya dari Kalteng penerima beasiswa saat menerima kunjungan staf Kemendikbud (baju batik) untuk monitoring

Eka adalah alumni SMAN1 Danau Sembuluh. Selama di sekolah, gadis 19 tahun ini punya segudang prestasi.Pada 2016, dia meraih Juara I pada Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaantingkat SMA/MA/SMK se-Kabupaten Seruyan. Pada tahun yang sama, Eka juga meraihJuara I pada Lomba Dakwah Islami antar-DKM di Perusahaan Wilmar InternationalPlantation Region Selatan; di tahun itu, dia juga meraih Juara 2 Lomba Cipta Puisi tingkat SMA se-Kab. Seruyan. Dalam akademik, Eka juga sering meraih peringkat pertama di kelasnya.

Putri pasangan Firmaskur dan Rohana ini bercita-cita menjadi guru. “Guru itupekerjaan yang sangat mulia. Pekerjaan ini memang tidak berorientasi finansial, namun kontribusi guru sangat besar dalam mendidik bangsa,” ujarnya.

“Saya pun ingin juga menjadi dosen,” tambahnya. Bagi gadis yang hobi membaca dan menyayi ini, dunia pendidikan itu dunia yang mencerahkan, “karena kita mendidik anak-anak. Mengajar hal-hal yang akan menjadi bekal hidup mereka.”

Saat ditanya apa rahasia lolos beasiswa ini, Eka menjawab, “sebanarnya gampang-gampang susah. Gampangnya, semua persyaratan tertera jelasdan lengkap di website www.beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id. Kita tinggal baca seksama dan telaten melengkapinya.”

“Susahnya, ”lanjutnya, “di situ ada beberapa syarat yang cukup menguras pikiran dankeuletan, seperti proposal rencana studi dan penulisan karya esai. Saya yang masih di tahun pertama kuliah, membuat dua itu masih belum pengalaman. Tapi itulah tantangannya. Setelah dilewati, Alhamdulillah, bisa lolos.”

Prestasi ini memberi banyak pelajaran bagi Eka. Mahasiswi murah senyum ini memiliki motto hidup semangatdan sungguh-sungguh dalam meraih impian. “Awalnya saya tidak begitu berpikir lolos atau tidak. Saya hanya fokus mengerjakannya sebaik-baiknya.Berhasil-tidaknya saya pasrahkan kepada Allah.”“Saya ingin belajar hidup mandiri. Jangan pernah menyerah untuk berusaha mengurangi beban orangtua. Apapun latarbelakang dan pekerjaan orangtua. Mampu atau tidak, seorang anak yang sudah kuliah harus hidup mandiri,” ujarnya penuh keyakinan. (CP.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *