FTIK SUKSES ADAKAN SOSIALISASI MODERASI BERAGAMA

PALANGKA RAYA. Indonesia sebagai sebuah negara yang memuat banyak sekali keberagaman yang terdiri dari keberagaman suku, bangsa, bahasa, adat istiadat dan agama, dewasa ini seringkali diterpa isu tentang radikalisme. Gerakan-gerakan yang mengatasnamakan kelompok tertentu ini semakin hari semakin tumbuh dan secara terang-terangan menyuarakan ideologi mereka. Aksi teror, penculikan, penyerangan, bahkan pengeboman pun kian marak terjadi.

Dari berbagai macam keberagaman yang dimiliki negara Indonesia, keberagaman agama menjadi yang terkuat dalam membentuk radikalisme di Indonesia. Munculnya kelompok-kelompok ekstrem yang kian hari semakin mengembang sayapnya difaktori berbagai hal seperti sensitifitas kehidupan beragama, masuknya aliran kelompok ekstrem dari luar negeri, bahkan permasalahan politik dan pemerintahan pun turut mewarnai. Maka ditengah hiruk-pikuk permasalahan radikalisme ini, muncul sebuah istilah yang disebut “Moderasi beragama”

Dalam rangka melaksanakan keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 7272 Tahun 2019 tentang pedoman Implementasi Moderasi Beragama Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Palangka Raya bertempat di Aquarius Boutique Hotel Palangka Raya melaksankan Sosialisasi Moderasi Beragama bagi Tenaga Kependidikan pada Sabtu, 15 Oktober 2022.

Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Universitas Palangka Raya, IAHN Tampu Penyang, BPMP Provinsi Kalimantan Tengah, Perwakilan dari Fakultas dan Pasca Sarjana IAIN Palangka Raya serta Seluruh Tendik dilingkungan FTIK IAIN Palangka Raya, dalam acara pembukaan ketua panitia sekaligus Kabag TU FTIK IAIN Palangka Raya ibu Mulhimah, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini akan menghadirkan 2 orang Narasumber yaitu Ibu. Dr. Desi Erawati dan Ibu Dr. Jasiah yang mana akan berfokus pada Konsep Dasar Tentang Moderasi Beragama dan 9 kata Kunci Moderasi Beragama.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor yang diwakilkan kepada dekan FTIK IAIN Palangka Raya ibu Dr. Hj. Rodhatul Jennah, M.Pd. dalam sambutannya beliau menjelaskan kenapa kegiatan ini hanya berfokus kepada Tendik dikarenakan untuk dosen dan mahasiswa pemahaman moderasi beragama masuk dalam proses pembelajaran sehingga kegiatan pada hari ini difokuskan untuk tenaga kependidikan, beliau juga mengatakan dalam perjanjian kinerja antara Menteri Agama dan Rektor yang di turunkan dengan Perjanjian Rektor dan dekan meminta minimal 75% capaian pemahaman moderasi beragama bagi Tenaga Pendidikan dilingkungan FTIK IAIN Palangka Raya.

Selain itu Dekan FTIK juga Mengutip apa yang pernah di sampaikan oleh Kepala Badan Pelatihan dan Diklat Kemenag RI Prof. Dr. Suyitno, M.Ag bahwa untuk kedepan seluruh Pimpinan, Dosen dan Tendik harus sudah harus sudah pernah mengikuti sosialisasi, pelatihan dll yang terkait dengan Moderasi Beragama, terutama bagi yang akan menempati jabatan didalam Lembaga Pendidikan. Dalam sambutannya juga dekan menyampaikan harapannya kepada peserta setelah mengikuti kegiatan ada perubahan dalam aspek pelayanan dalam menghadapi perbedaan karena karena perbedaan adalah hal wajar untuk membentuk pribadi yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.